PANGERANTOTO

Rabu, 18 Januari 2017

BNP2TKI Ungkapkan Pemakaman TKI Damini di Suriah Sudah Mendapatkan Izin Keluarga!

Badan Nasional Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menginformasikan salah satu TKI di Suriah telah disepakati. Dengan begitu BNP2TKI berni menegaskan jenzah TKI Damini binti Saman Yasin  telah dimakmkan di tempatnya bekerja. Jenazah Damini dimakamkan di pinggiran kota Damaskus, Suriah.

Damini sendiri adalah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dikirim melalui biro BNP2TKI untuk bekerja di Suriah. Diketahui wafatnya TKI ini dikarenakan terjatuh dari ketinggian dan menderita pendarahan di bagian kepala.
Damini sendiri terjatuh saat membersihkan kaca jendela pada 28 Desember 2016 kala itu. Dia mengalami luka yang sangat serius dibagian kepala. Menurut penjelasan dari BPN2TKI dia mengalami pendarahan otak sehingga nyawanya tidak bisa diselamatk


Pemkaman jenazah Damini dilakukan pada Sabtu, 14 Januari 2017 di Provinsi Dasmaskus, Suriah. Mengenai pemakaman jenazah tersebut kabarkan langsung oleh Sekertari Utama (Sestam) BNP2TKI. Dalam acara pemakaman tersebut juga dihadiri Duta Besar RI untuk suriah Djoko Harjanto.



BNP2TKI Ungkapkan Pemakaman TKI Damini di Suriah Sudah Mendapatkan Izin Keluarga!

Hermono juga menjelskan mengenai apa yang menjadi hak almarhum Damini saat di temui pada Selasa 17 Januari 2017. Sekertaris BPN2TKI tersebut menjelaskan ‘ Hak dari almarhum sudah diperjuangkan antara lain uang santunan dari majikan. Perawatan jenazah mulai dari pemandian sampai penguburan dilakukan dengan syariat islam dan terjaga baik’.
Proses pemandian jenazah almarhum Damini dilakukan di Rumah Sakit Mujtahid Dasmaskus.Setelahmelakukan pemandian jenazah dibawa ke Masjid Bilal bin Rabbah dan disholatkan. Jumlah jamaah yang yang ikut sholat jenazah saat itu sekitar 80 0rang. Jenazah disholati setelah dilaksnakannya sholat Dzuhur di masjid tersebut.
BNP2TKI sendiri setelah menerima kabar meninggalnya Damini langsung menginformasikan berita duka tersebut ke pihak keluarga almarhum. Pihak keluarga sendiri ingin jenazah dipulangkan ke kampung halaman dan juga hak santunan dipenuhi.
Namun setelah BPN2TKI berkoordinasi dengan pihak staf konsuler KBRI Damaskus memberitahukan kalau jenazah tidak bisa dipulagkan. Perusahaan kargo tidak mau membawa jenazah untuk keluar Suriah lewat darat maupun lewat jalur laut. Karena alasan mereka negara sedang dilanda konflik dan juga porak poranda.
Dengan kasus meninggalnya almarhum ini pihak BPN2TKI menghimbau untuk dilakukan pencegahan berangkatnya WNI yang bekerja sebagai PLRT ke Timur Tengah. Karena menurut kabar Damini ini dijual majikannya di Oman dan akhirnya bekerja di Suriah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar